Pertemuan yang tak pernah ku harapkan
Hari ini, aku
tak sengaja melihatmu sedang duduk Bersama teman-temanmu di kafe dekat kampus. Aku
datang lebih awal. Aku setengah bersembunyi di balik dinding berusaha agar tak
terlihat olehmu. Aku hanya tidak ingin ada kecanggungan. Setelah perpisahan
itu, aku selalu berharap kita tidak pernah dipertemukan lagi dalam kondisi
apapun. Meski kita berada di satu kampus yang sama, aku selalu berharap agar
tidak ada waktu ataupun tempat yang mempertemukan kita. Ternyata kampus kita rasanya
sangat sempit.
Kamu terlihat
sangat bahagia berbincang dengan teman-temanmu. Sesekali kamu meminum es kopi
yang sudah kamu pesan. Aku duduk sendirian di pojok kafe ini. Memperhatikan
setiap gerak-gerikmu sedari kamu datang. Sebenarnya aku ingin segera beranjak,
namun jalan keluar tepat di depan tempat kamu duduk. Jadi aku memilih tinggal
lebih lama dan memesan satu lagi jus alpukat untuk menemaniku menghabiskan
waktu di sana. Aku juga mencoba membuka judul makalah untuk bahan presentasiku
besok, namun tetap saja pikiranku terganggu olehmu.
Masih teringat
jelas betapa teganya kamu menyakiti perasaanku. Tepat satu tahun kita Bersama,
ternyata kamu malah menjalin hubungan dengan wanita lain. Aku memang tidak
melihat secara langsung, tapi temanku memiliki foto kalian berdua. Ternyata
perasaan kamu cepat sekali berubah. Padahal di awal sudah ku katakan, jika kamu
memang sudah bosan denganku, katakan. Lebih baik kita berpisah daripada memaksakan
perasaan. Bukan malah menjalin hubungan dengan Wanita lain saat masih denganku.
Aku tidak keberatan jika memang aku bukan lagi menjadi alasan kamu bahagia.
Tapi aku benci jika harus menjadi satu dari dua Wanita yang kamu cintai. Aku tidak
bisa dan tidak mau.
Aku hanya ingin
menjadi satu-satunya yang dicintai. Bukan menjadi salah satunya. Aku tidak ingin
cintaku terbagi. Aku tidak takut jika harus melepaskan seseorang yang lebih
bahagia tanpaku. Mungkin aku bukanlah orang yang diinginkan. Jadi untuk apa aku
bertahan untuk seseorang yang tidak sungguh-sungguh menginginkan aku. Aku
terlalu berharga untuk seseorang yang tidak tahu akan nilaiku.
Semoga apa yang
kamu cari segera bisa kamu dapatkan. Dan pesanku satu, bersyukurlah selalu dengan
apa yang kamu miliki karena boleh jadi apa yang kamu miliki adalah apa yang orang
lain inginkan.
No comments:
Post a Comment
terimakasih telah berkunjung ke blog saya, jangan lupa tinggalkan komentar ya sahabat :)